Sebuah pelajaran dalam hidup berawal dari teori.
Begitupula jika kita mau menjual barang.
semua berawal dari teori dan asumsi bahwa barang itu akan laku dipasaran.
padahal belum tentu.
kadang penjual beras (*yang notabene semua orang butuh) bisa merugi dan dagangannya tidak laku bila cara pemasarannya tetap pasif dan tidak berkembang. mengingat persaingan makin ketat.
kadang penjual tali sepatu bisa sangat laris kebanjiran order bahkan sampai puluhan juta setiap hari karna pengemasan dan sapaan ke pelanggan yang inovatif dan tidak membosankan. bahkan memakai tali sepatu itu adalah lambang kemakmuran atau tingginya selera seseorang.
Jadi, kita mau jualan apa? Hmm.... saya rasa pertanyaan ini tidak mengarah ke benda yang akan kita jual. Tapi lebih kepada pilihan cara penjualannya. Kita mau jualan senyum dan branding, atau jualan barang murahan dan tidak berkelas.
dan kami memilih "S
Tidak ada komentar:
Posting Komentar